mengalahkan lawan
Sebelum bertanding mengalahkan lawan, kalahkan dulu diri kita sendiri! Dalam hidup sehari-hari kita harus bisa mengalahkan kemalasan, menghalau iri hari, dan meredam kecemasan. Mengalahkan diri sendiri membuat kita menjadi lawan yang tangguh dan sportif di mata orang lain.
seandainya semua orang berpegang pada kalimat-kalimat di atas, tentu nggak akan ada yang namanya peperangan dan permusuhan. Apalagi kalau semua hal itu hanya karena mempertahankan ego yang kekanak-kanakan.
Adalah ego manusia yang mempengaruhi perilaku seorang individu. Menumbuhkan perasaan iri hati, kebencian, dan permusuhan yang tidak beralasan. Seandainya kita mampu mengendalikan ego kita, yang ada tentunya sebuah persaingan yang sehat, suatu persahabatan yang indah.
Mengalahkan ego kita untuk menerima dan memaafkan kesalahan orang lain dan mengakui kekurangan dan kesalahan kita, apalagi meminta maaf dan memaafkan orang yang kita anggap musuh adalah perbuatan berat yang mencerminkan sikap ksatria dalam diri kita. Sama beratnya dengan menyatukan bermacam-macan karakter dalam suatu kesatuan yang bernama persahabatan.
Keharuan yang muncul saat orang-orang yang bermusuhan saling berpelukan dan menangis sambil meminta maaf merupakan sebuah kenangan yang tidak terlupakan. Dimana untuk sesaat semua saling berjanji untuk melupakan kejadian yang telah lalu dan memulai awal yang baru di ujung perpisahan. Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai.
Memang berat dan sulit pada awalnya, tapi justru rintangan itu yang membuat sebuah persahabatan menajdi semakin kokoh dan erat. Dengan mampu menerima kekurangan orang lain dan berusaha memperbaiki kekurangan kita adalah awal yang manis dari suatu persahabatan. Tidak selamanya yang hitam selalu hitam, tidak selamanya yang bermusuhan tidak bisa berdamai. Selagi kita mempunyai perasaan selalu ada kesempatan untuk perdamaian.








wah bagus banget bacaannya…pas banget ma kejadian yang aku alamin. seolah2 tulisanmu mang dikirimkan untuk aku baca dan untuk menyadarkan aku..menjadi lebih baik dan tidak bermusuhan..thanks ya
Comment by Aline — November 1, 2008 @ 4:48 am
wahh bagus banget…..
kalau aku orangnya tidak suka yang namanya berantem, apalagi sama teman sendiri..
buat apa musuhan, dendam sama orang??? itu bukan hak kita,, kata Firman Tuhan pembalasan itu adalah hak_Ku jadi kita sebagai manusia tidak punya hak apa-apa untuk membalas setiap perbuatan jahat yang dilakukan orang lain kepada kita….
tugas kita adalah memaafkan, mengampuni. dan menerima dia lagi sebagai teman kita…
mungkin itu sangat sulit untuk dilakukan tapi kita sebagai manusia harus saling mengampuni, supaya Bapa kita diSurga juga mau mengampuni semua kesalahan kita…
kalahkanlah segala ego kita supaya kita dapat mengalahkan musuh kita juga…
semoga para pembaca yang Tuhan yesus kasihi dapat menjadi orang yang mau memaafkan kesalahan orang lain dan mengampuni semua kesalahan mereka… thanx..^_^
Gbu
Comment by chindy natalia awirana — April 10, 2009 @ 7:18 pm
izin ngopy ya …
Comment by i n t a n — September 22, 2009 @ 2:23 pm